SAMAWI

Zakaria yang berusia empat belas tahun harus kembali dari New York ke Indonesia pada tahun 1980 dan belajar di pesantren kakeknya setelah tujuh tahun bersahabat erat dengan Yavin, seorang Yahudi saleh, dan Anthony, anak pedagang Indonesia, yang tinggal di Spanish Harlem, sebuah daerah multikultural yang dianggap rawan. Ketiga remaja ini mulai menyadari bahwa kehidupan tidak semulus masa kanak-kanak lagi.
Zakaria, yang ingin menjadi ulama, harus berjuang mengatasi rindu pada sahabat-sahabatnya, dan juga ‘sahabat wanitanya’, Aqila, seorang peranakan Amerika-Irak, yang tekadnya membantu umat Islam di Amerika sekental perasaannya pada Zakaria.
Anthony berjuang dan harus memilih antara cintanya pada Kennedy, gadis Afrika-Amerika, yang ingin menjadi model, dan panggilan hatinya sendiri untuk menjadi pastur—sampai suatu saat, sebuah insiden tragis menegaskan pilihannya.
Yavin, sang Yahudi saleh yang ingin menjadi rabbi, menghadapi dilema ketika gadis yang mengisi hati dan hari-harinya adalah seorang Amerika yang agnostik dan pragmatis.
Mereka semakin dewasa. Tantangan hidup makin banyak dan keputusan-keputusan yang mengubah hidup harus diambil. Simpang pertemuan ketiga anak manusia ini semakin jarang, walau persahabatan mereka tetap kuat.
Dalam perjalanan hidup yang membentuk mereka, ujian iman yang menggocoh nyali dan harapan harus ditaklukkan. Mereka harus menghadapi kenyataan, bahwa keindahan persahabatan tidak selalu diukur dari ketiadaan penderitaan.

Kisah tiga sahabat lintas agama Samawi (agama-agama dari keturunan Nabi Ibrahim)yang berjuang dalam iman masing-masing menghadapi petaka, melampaui derita, dan mencari harapan bahwa masih ada secercah perdamaian di antara runcingnya perbedaan.
 

     DETAIL
     Judul
     ISBN / EAN
     Author Damien Dematra
     Publisher
     Publish
     Pages 0
     Weight
     Dimension (mm)
     Tag

Harga : Rp

 

Beli Sekarang TOKO BUKU